Tanpa Baterai, Pakaian Ini Bisa Pantau Tekanan Darah Secara RealTime

Algis Akbar . April 30, 2026


Foto: tekno.kompas.com

Teknologi.id – Dunia teknologi kesehatan (health-tech) kembali mencapai tonggak sejarah baru dengan diperkenalkannya pakaian pintar tanpa baterai yang mampu memantau tekanan darah secara real-time. Inovasi ini menjawab tantangan terbesar dalam perangkat wearable selama ini, yaitu ketergantungan pada daya baterai yang sering kali membatasi kenyamanan dan fleksibilitas pengguna dalam jangka panjang.

Diluncurkan pada akhir April 2026, teknologi ini mengintegrasikan sensor canggih langsung ke dalam serat kain. Hal ini memungkinkan pakaian untuk berfungsi sebagai alat medis yang presisi namun tetap terasa seperti pakaian biasa yang ringan dan nyaman dipakai sepanjang hari.

Teknologi Pemanenan Energi dan Sensor Serat


Foto: tekno.kompas.com

Kunci utama dari pakaian pintar ini adalah kemampuannya untuk memanen energi dari gerakan tubuh pengguna atau dari sinyal frekuensi radio di sekitar. Dengan meniadakan baterai fisik yang kaku, pakaian ini sepenuhnya fleksibel, dapat dilipat, dan yang paling penting adalah aman untuk dicuci di mesin cuci tanpa merusak komponen elektroniknya.

Sensor yang tertanam bekerja dengan cara mendeteksi perubahan kecil pada denyut nadi dan aliran darah melalui tekanan pada permukaan kulit. Data tersebut kemudian dikirimkan secara nirkabel ke aplikasi di smartphone pengguna melalui teknologi komunikasi medan dekat (NFC) atau Bluetooth berdaya rendah, memberikan pemantauan tekanan darah yang berkelanjutan tanpa jeda.

Baca juga: Cara Gila YouTuber Nyalakan PC Pakai 64 Baterai AA, Kuat Main Minecraft 33 Menit!

Manfaat Medis dan Kenyamanan Pengguna

Foto: tekno.kompas.com

Inovasi ini diprediksi akan mengubah cara dokter memantau pasien dengan riwayat hipertensi atau penyakit jantung. Pasien tidak perlu lagi menggunakan manset tekanan darah yang menekan lengan secara berkala; cukup dengan mengenakan kaus atau kemeja pintar ini, data medis yang akurat dapat terkumpul secara otomatis sepanjang hari, bahkan saat pengguna sedang tidur atau berolahraga.

Selain aspek medis, desain pakaian ini juga memperhatikan estetika mode. Para pengembang bekerja sama dengan produsen tekstil global untuk memastikan bahwa serat sensorik ini tersedia dalam berbagai jenis bahan, mulai dari katun hingga bahan olahraga sintetis. Hal ini membuat pakaian pintar menjadi lebih inklusif bagi masyarakat luas yang peduli pada kesehatan tanpa ingin terlihat seperti mengenakan perangkat medis.

Baca juga: Mari Berkenalan dengan AI Doppl, Aplikasi Google untuk Belanja Baju Lebih Mudah!

Mendorong Revolusi Digital Health di Indonesia

Kehadiran pakaian pintar tanpa baterai ini diharapkan dapat segera masuk ke pasar Indonesia untuk mendukung program pencegahan penyakit tidak menular. Dengan harga produksi yang diproyeksikan akan semakin terjangkau seiring produksi massal, teknologi ini bisa menjadi solusi efektif untuk pemantauan kesehatan jarak jauh di wilayah-wilayah yang sulit menjangkau fasilitas kesehatan secara rutin.

Transformasi dari perangkat wearable konvensional ke pakaian pintar yang menyatu dengan tubuh manusia menandai era baru di mana teknologi tidak lagi bersifat mengganggu, melainkan melindungi secara pasif. Semangat inovasi ini diharapkan dapat menginspirasi para peneliti lokal untuk terus berkontribusi pada kemajuan teknologi di Indonesia, menciptakan solusi yang berdampak langsung bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di masa depan.

Baca berita dan artikel lainnya di Google News



(AA/ZA)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar