Apple Resmikan 5 Apple Developer Institute di Indonesia, Fokus AI hingga DevOps

Wildan Nur Alif Kurniawan . April 22, 2026


Foto: Kompas.com

Teknologi.id – Perusahaan teknologi raksasa Apple secara resmi memperluas jejak investasinya di Indonesia dengan meluncurkan lima Apple Developer Institute yang tersebar di sejumlah kota. Langkah strategis ini diambil sebagai kelanjutan dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat ekosistem pengembang perangkat lunak (developer) serta mendorong pertumbuhan ekonomi aplikasi berbasis iOS di Tanah Air.

Peresmian Apple Developer Institute ini dilaksanakan di Autograph Tower, Jakarta, pada Selasa (21/4/2026). Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita, hadir secara langsung untuk meresmikan pusat pendidikan teknologi lanjutan tersebut.

Dalam sambutannya, Menteri Perindustrian menegaskan bahwa kehadiran kelima institut ini adalah wujud nyata dari kesepakatan tingkat tinggi antara pemerintah dengan Apple. "Ini merupakan bagian dari komitmen yang telah disepakati antara pemerintah dengan Apple," ungkap Agus.

Komitmen yang dimaksud merujuk pada janji investasi bernilai 1 miliar dollar AS atau setara dengan sekitar Rp 16 triliun. Nota kesepahaman (MoU) terkait investasi strategis ini sebelumnya telah ditandatangani oleh kedua belah pihak pada awal tahun 2025 lalu. Pemerintah, melalui Agus, secara khusus memberikan apresiasi karena Apple dinilai telah menjaga komitmen tersebut dengan melaksanakan berbagai substansi dalam nota kesepahaman secara bertahap.

"Untuk itu, pemerintah memberikan apresiasi kepada Apple yang terus membuka peluang dan menunjukkan kepercayaan terhadap Indonesia," jelas Agus. Ia juga menambahkan bahwa realisasi ini menjadi sinyal positif bahwa Apple benar-benar berkomitmen terhadap pasar Indonesia.

Perbedaan Mendasar dengan Apple Developer Academy


Foto: Prambulih Pos

Ekspansi ini melengkapi ekosistem pendidikan Apple di Indonesia dengan pendekatan yang lebih mendalam. Terdapat perbedaan mendasar antara program baru ini dengan Apple Developer Academy yang sudah lebih dulu dikenal publik.

Apple Developer Academy selama ini dirancang sebagai tahap awal untuk membangun fondasi keterampilan. Sebaliknya, Apple Developer Institute diposisikan sebagai pendidikan tahap lanjutan yang ditujukan secara spesifik bagi peserta dengan pengalaman lebih. Fokus pembelajaran di institut ini mengerucut pada spesialisasi tingkat lanjut, yang meliputi pengembangan Kecerdasan Buatan (AI), Developer Operations (DevOps), pengembangan game, hingga kewirausahaan.

Secara keseluruhan, program lanjutan ini kini diikuti oleh hampir 200 peserta. Program komprehensif ini dirancang untuk menyasar target yang luas, mulai dari pelajar, calon developer, hingga para profesional yang ingin mempertajam keahlian mereka.

Baca juga: Tim Cook Mundur dari CEO Apple, John Ternus Siap Pimpin Mulai September 2026

Spesialisasi dan Lokasi di Empat Kota

Lima fasilitas Apple Developer Institute tersebut tersebar secara strategis di Surabaya, Tangerang, Batam, dan Jakarta. Setiap institut menawarkan program dengan durasi yang bervariasi secara teknis, mulai dari delapan bulan hingga dua tahun, dengan materi dan mitra kerja sama yang dirancang sangat spesifik untuk tiap wilayah:

  • Surabaya (Fokus AI): Program difokuskan pada pengembangan AI dan machine learning (pembelajaran mesin) dengan menggandeng Universitas Ciputra.

  • Tangerang (Fokus DevOps): Pembelajaran dialihkan pada operasional pengembang. Apple menggandeng S-Quantum Engine (Sinarmas Group) untuk mengajarkan materi DevOps melalui proyek enterprise, yang mencakup pengelolaan sistem cloud dan aplikasi skala besar.

  • Batam (Fokus Game): Sektor hiburan digital dijalankan bersama Infinite Learning, menyajikan kurikulum yang mencakup pelatihan pembuatan game 2D dan 3D hingga strategi publikasinya.

  • Jakarta (Fokus Kewirausahaan): Apple menghadirkan program bersama RoketDigital untuk membantu peserta mengembangkan startup dari tahap prototipe hingga siap dikembangkan lebih lanjut.

  • Jakarta (Fokus Profesional): Apple membuka Apple Developer Institute for Professionals melalui kerja sama dengan BINUS University. Fasilitas ini dirancang sebagai pusat komunitas bagi developer profesional untuk berjejaring, belajar, dan mengembangkan proyek baru.

Baca juga: Selamat Tinggal Mac Intel! macOS 27 Akhiri Dukungan bagi Perangkat Lama

Menjawab Kebutuhan Industri Global

Pemilihan spesialisasi materi dalam program institut ini disesuaikan dengan tuntutan terkini di lapangan. Gordon Shukwit, Senior Director Apple Developer Academy, menjelaskan bahwa kurikulum yang menitikberatkan pada AI dan DevOps sangat relevan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja.

“Kami melihat tren tersebut berkembang, dan mitra industri membutuhkan keterampilan tertentu, terutama di bidang DevOps dan AI,” terang Shukwit.

Shukwit juga memberikan penilaian positif terhadap kualitas sumber daya manusia di Tanah Air. Ia menegaskan bahwa kualitas talenta digital Indonesia sejajar dengan standar global. “Kami tidak melihat perbedaan antara peserta di sini dengan peserta di belahan dunia lain,” ujarnya.

Dengan kehadiran lima Apple Developer Academy dan lima Apple Developer Institute, Apple menilai bahwa ekosistem pengembangan aplikasi di Indonesia kini semakin lengkap. Hal ini menegaskan komitmen kuat perusahaan dalam mendorong inovasi serta memacu pertumbuhan ekonomi digital secara berkelanjutan.



Baca berita dan artikel lainnya di Google News


(wn/sa)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar