Meta Kembangkan AI Kloning Mark Zuckerberg, Bakal Gantikan Rapat Karyawan?

Wildan Nur Alif Kurniawan . April 15, 2026


Foto: AI Generated

Teknologi.id - Teknologi kecerdasan buatan (AI) kini dimanfaatkan untuk menciptakan representasi digital dari eksekutif perusahaan. Meta saat ini dilaporkan tengah mengembangkan kloningan kecerdasan buatan dari CEO Mark Zuckerberg. Entitas digital ini dirancang untuk mewakili Zuckerberg dalam berinteraksi serta memberikan umpan balik secara langsung kepada para karyawan Meta pada saat ia tidak sempat atau tidak bersedia hadir secara fisik.

Proyek kloning digital ini tengah diprioritaskan oleh perusahaan. Meta tidak menggunakan desain avatar standar, melainkan mengembangkan karakter tiga dimensi (3D) dengan desain visual yang fotorealistis. Karakter yang diotaki oleh sistem AI tersebut diprogram agar mampu berinteraksi melakukan tanya jawab dengan karyawan secara real-time atau langsung.

Pelatihan Langsung oleh Mark Zuckerberg


Foto: Getty Images

Untuk memastikan akurasi kloningan digital tersebut, Meta menerapkan proses pelatihan data yang sangat spesifik. Sumber yang familier dengan pengembangan ini menyebutkan bahwa Zuckerberg terlibat secara langsung dalam melatih sekaligus menguji coba versi kecerdasan buatan dari dirinya tersebut.

Sistem AI ini dilatih dengan menggunakan data dari citra visual dan rekaman suara asli sang CEO. Selain itu, sistem kecerdasan buatan ini juga merekam dan meniru gerak-gerik, intonasi berbicara, hingga berbagai pernyataan publik yang pernah disampaikan oleh Zuckerberg. Langkah ini dilakukan agar karyawan yang berinteraksi dengan AI tersebut tetap merasa terhubung dengan sosok aslinya.

Tidak sebatas meniru tampilan fisik dan gaya bicara, kloningan ini juga dibekali dengan pemahaman terkait operasional perusahaan. Karakter AI tersebut secara khusus mempelajari pemikiran Zuckerberg mengenai strategi terbaru Meta. Tujuannya adalah agar entitas digital tersebut mampu memberikan saran atau masukan strategis kepada karyawan yang bertanya, bukan sekadar memberikan respons sapaan biasa.

Baca juga: Mark Zuckerberg Prediksi Era Smartphone Berakhir, Kacamata AI Jadi Pengganti Utama

Uji Coba untuk Fitur Kreator Masa Depan

Pengembangan kloningan CEO ini juga berkaitan dengan rencana jangka panjang Meta untuk publik. Apabila eksperimen karakter AI Zuckerberg ini berhasil, perusahaan mempertimbangkan untuk mulai mengizinkan para kreator konten dan influencer di platform mereka untuk membuat avatar AI dari diri mereka sendiri.

Rencana tersebut merupakan kelanjutan dari proyek sebelumnya. Pada tahun 2024 lalu, Meta telah memamerkan demonstrasi awal mengenai karakter AI yang dapat dikembangkan oleh kreator. Saat ini, raksasa media sosial tersebut juga sudah mulai memberikan akses kepada kreator di Instagram untuk membuat versi AI dari diri mereka. Versi AI tersebut difungsikan untuk berinteraksi langsung dan membalas komentar-komentar dari para pengikutnya.

Selain kreator, Meta sebenarnya juga memungkinkan pengguna umum untuk membuat chatbot AI yang bisa diatur (custom). Namun, perusahaan telah mengeluarkan kebijakan baru yang membatasi fitur tersebut. Mulai tahun ini, fitur pembuatan chatbot khusus itu tidak dapat lagi diakses oleh pengguna yang masih berusia remaja.

Baca juga: Rugi Triliunan, Ambisi Metaverse Mark Zuckerberg Berakhir Pahit

Proyek AI Pribadi dan Rutinitas Coding

Di luar proyek kloningan untuk rapat karyawan ini, Mark Zuckerberg secara pribadi semakin intensif terlibat dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan. Ia diketahui menghabiskan waktu sekitar 5 hingga 10 jam setiap minggunya untuk terjun langsung melakukan penulisan kode komputer (coding). Waktu tersebut juga digunakan untuk mengikuti berbagai tinjauan teknis pada proyek-proyek AI Meta lainnya.

Zuckerberg sedang mengembangkan sebuah agen AI personal yang juga berbasis pada dirinya. Namun, agen cerdas ini memiliki fungsi yang berbeda dari kloningan untuk karyawan; agen ini dirancang khusus untuk membantunya menyelesaikan berbagai tugas dan rutinitas sehari-hari. Proyek asisten pribadi ini dipastikan berjalan terpisah dari sistem kloningan yang dikembangkan Meta untuk keperluan rapat internal.



Baca berita dan artikel lainnya di Google News


(wn/sa)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar