Google Keluarkan Peringatan Darurat Banjir Sumut, Ini Titik Lokasinya

Teknologi.id . November 28, 2025

peringatan banjir Sumatera Utara
Foto: Google Search

Teknologi.id - Google kini menampilkan peringatan darurat banjir (flood alert) untuk empat wilayah di Sumatera Utara: Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan. Fitur peringatan ini muncul langsung di hasil pencarian Google Search ketika pengguna mencari informasi seperti “banjir Sibolga”, “banjir Tapanuli”, “banjir Sumatera Utara”, hingga “North Sumatra floods”.

Langkah ini menjadi salah satu cara Google untuk membantu masyarakat memperoleh informasi cepat dan akurat terkait bencana banjir yang dipicu cuaca ekstrem, terutama karena pengaruh Siklon Tropis KOTO dan Bibit Siklon 95B.

Baca juga: 9 Cara Mengatasi HP Kemasukan Air akibat Banjir

Peringatan Flood Alert Muncul di Google Search

Saat dicari, flood alert tampil dengan:

  • Ikon tanda bahaya merah

  • Ringkasan berita terbaru dari media lokal hingga internasional

  • Bagian “General Info” berisi gambaran area terdampak

  • Peta lokasi banjir yang bisa dibuka melalui Google Maps

Di dalam Maps, pengguna akan melihat enam titik banjir di wilayah Sibolga dan Tapanuli, masing-masing ditandai ikon merah bergelombang sebagai simbol area darurat.

Walau demikian, foto Street View di lokasi masih menampilkan kondisi lama karena belum mendukung tampilan real-time. Google mencatat bahwa pembaruan terakhir titik banjir tercatat pada 26 November 2025.

Google juga menyediakan tombol "bantuan dan informasi" yang terhubung ke situs resmi seperti BMKG, BNPB, dan lembaga lain, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi yang valid.

Flood alert ini dapat dibagikan langsung ke WhatsApp, media sosial, atau aplikasi lain, memudahkan penyebaran informasi darurat ke keluarga atau komunitas setempat.

Bagaimana Flood Alert Google Bekerja?

Flood alert adalah bagian dari Google SOS Alerts, fitur khusus informasi darurat yang muncul di Google Search dan Google Maps ketika terjadi krisis.

SOS Alerts mencakup tiga jenis peringatan:

  1. Flood Alert – untuk banjir

  2. Fire Alert – untuk kebakaran hutan

  3. Excessive Heat Warnings – untuk gelombang panas

Google memadukan berbagai sumber terpercaya, seperti:

  • Lembaga pemerintah

  • Organisasi kemanusiaan

  • Media tepercaya

  • Data internal dari Google Maps, Google News, dan Waze

Peringatan ini dimunculkan berdasarkan kondisi bencana, ketersediaan informasi resmi, dampak di lapangan, hingga kondisi jaringan di daerah terdampak.

Bagi pengguna yang berada dekat lokasi bencana dan mengaktifkan GPS, notifikasi darurat bisa muncul otomatis di layar perangkat, sehingga masyarakat mendapatkan peringatan lebih cepat.

Baca juga: Terobosan Baru! AI Google Bisa Prediksi Banjir Dari 7 Hari Sebelumnya

Mengapa Fitur Ini Penting?

Flood alert dari Google membantu:

  • Warga mengetahui lokasi banjir secara cepat

  • Tim relawan atau keluarga memantau situasi dari jauh

  • Penyebaran informasi darurat lebih mudah

  • Menghindari penyebaran hoaks terkait bencana

Dengan adanya titik banjir yang ditampilkan langsung di Maps, pengguna dapat mengambil keputusan lebih aman, seperti menghindari jalur tertentu atau bersiap melakukan evakuasi.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.

(dwk)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar