Teknologi.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah membatasi atau memblokir akses media sosial X (sebelumnya Twitter) saat berlangsungnya demonstrasi di depan Gedung DPR pada Kamis (28/8).
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Direktur Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, usai beredar keluhan dari warganet yang sempat kesulitan mengakses platform tersebut.
“Tidak ada arahan dari Komdigi maupun pemerintah untuk menurunkan atau membatasi akses terhadap platform media sosial pada saat aksi di DPR tanggal 28 Agustus,” jelas Alex, Jumat (29/8/2025).
Baca juga: Seruan Demo Damai Ramai di Medsos, Warganet Tolak Perusakan Transportasi Umum
Gangguan Bukan Karena Pemerintah
Isu ini mencuat setelah sejumlah pengguna melaporkan kesulitan membuka aplikasi X, bahkan sebagian mendapatkan pesan error. Berdasarkan data Downdetector, laporan gangguan mulai muncul sekitar pukul 17.34 WIB dan memuncak pada 18.19 WIB dengan 107 laporan.
Namun, sekitar pukul 18.50 WIB, layanan kembali normal dan X bisa diakses tanpa kendala. Beberapa pengguna tetap mengaku harus menggunakan VPN untuk bisa login, sementara yang lain tidak mengalami masalah sama sekali.
Fokus Pemerintah pada Disinformasi dan Hoaks
Komdigi juga menegaskan bahwa pernyataan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Angga Raka Prabowo, yang menyinggung maraknya konten disinformasi, fitnah, dan kebencian (DFK), tidak ada kaitannya dengan isu pembatasan akses media sosial.
“Benar bahwa kami menghimbau masyarakat untuk berhati-hati agar tidak menyebarkan hoaks atau disinformasi. Pemerintah berharap semua pihak bisa menjaga suasana tetap kondusif, baik di ruang digital maupun ruang nyata,” tambah Alex.
Kesimpulan
Gangguan akses media sosial X yang terjadi pada Kamis (28/8) bukanlah akibat intervensi pemerintah, melainkan masalah teknis yang dilaporkan oleh banyak pengguna. Komdigi menegaskan kembali komitmennya untuk menjaga ruang digital tetap terbuka, aman, dan sehat, khususnya di tengah situasi politik yang sedang hangat.
Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.
(dwk)
Tinggalkan Komentar